Hari Tani Nasional, KWB: Greenfields Perusak Lingkungan Blitar

0
278

teradesa.com. Bertepatan dengan hari tani nasional (24/09/2021) Komunitas Wani Blitar (KWB) menggelar demonstrasi meminta PT. Greenfields (GF) Blitar di tutup. Bahkan mereka telah mensegel pintu lokasi peternakan GF. Mereka menilai GF bertahun-tahun telah melakukan perusakan yang nyata. “Kita ingin GF menyudahi pencemarannya, mereka kehendak baik saja tidak punya” Tegas koordinator KWB, Luthfi.

Para demonstran juga menyatakan bahwa pihaknya sudah memiliki bukti-bukti yang menguatkan dugaan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh GF. Kami tidak menolak investasi asing, tetapi kami ingin pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Pembangunan jangan malah merusak lingkungan. Oleh karena itu, pemimpin di Daerah jangan pragmatis, hanya mau menikmati sebagian kecil keuntungan dari investor saja.

Air di disni sudah tercemar, padi disekitar memang subur tetapi tidak produktif. Ikan terakhir yang kami tangkap tercemar. Nanti kalian akan sadar bahwasanya kita tidak hanya makan uang tetapi membutuhkan lingkungan yang kondusif. Jangan dipikir karena investasi kami menolak, tidak. Kami butuh lingkungan yang baik, maka bersahabatlah dengan lingkungan dan alam. Karena itu hak asasi masyarakat, mereka berhak atas air yang bersih, udara yang tidak bau, dan lingkungan yang tidak tercemar. Tegas Fariz.

Mereka juga menyuarakan, “Blitar tidak dijual”. Harus diperhatikan bahwa pembangunan adalah untuk masa depan, untuk anak cucu kita. Kapitalis tidak dilarang, tetapi kapitalis yang culas itu yang harus dilawan. Kami akan terus mengawal dan mendesak kepada Pemkab Blitar untuk melaporkan GF kepada Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kehutanan, dan KPK. Konteknya adalah GF selama beroperasi di Blitar tidak menjalankan kewajibannya untuk menjaga lingkungan dan telah mengabaikan kewajiban-kewajibannya yang tertuang dalam CSR perusahaan. #Muhamad Alwi (Kontributor desa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here